Ok guys, berhubung ini tulisan
review pertama, gue akan coba untuk ngereview drama korea dengan judul
Designated Survivor : 60 Days. Drama ini merupakan remake dari U.S TV Series
Designated Survivor yang tayang di tahun 2016. Drama dengan genre politik ini adalah drama underrated yang jarang diomongin orang padahal sangat sangat worth it banget buat ditonton.

Park Moo Jin, seorang profesor di KAIST yang baru 6 bulan menjabat sebagai menteri lingkungan hidup harus menjadi presiden interim selama 60 hari, karena cuma dia satu-satunya menteri yang masih hidup.
Setelah dipecat karena mempunyai
pendapat sendiri tentang debu halus yang melanda korea, Menteri Park
meninggalkan Gedung Biru untuk mengantar istri dan anaknya. Dalam perjalanan ia
melihat Gedung Majelis Nasional meledak dan runtuh akibat pengeboman dan
mengakibatkan tewasnya presiden dan seluruh menteri, karena saat itu sedang ada
pertemuan. Menteri Park, istri, serta anaknya menuju Gedung Majelis Nasional
untuk mencari putrinya yang saat itu sedang berkunjung ke Gedung Majelis
Nasional. Setelah sampai, masih dengan jaket dan celana jinsnya, ia malah
diminta untuk mendatangi sebuah ruangan khusus.
Park Moo Jin diberi tahu bahwa
surat pemecatannya belum di sah kan dan ia akan menjadi presiden interim selama
60 hari sebelum pemilihan presiden yang baru. Awam tentang hukum membuat ia
kebingungan di hari pertamanya menjabat sebagai presiden. Tugas yang ia
dapatkan adalah mencari dalang dari pengeboman Gedung Majelis Nasional dan
terduganya adalah Korea Utara.

Enggan menjadi boneka dan membuat
keputusan yang ia tidak tahu dasarnya, Presiden Park terus membaca dan belajar
agar bisa membuat keputusan yang paling baik bagi masyarakat dan negaranya. Presiden
Interim Park terkadang membuat keputusan yang tidak diduga oleh staf gedung
biru, mulai dari pemecatan staf kepala kepresidenan dan pemecatan seorang jendral
militer yang menentang perintahnya.
Disisi lain, Han Na Kyung seorang agen NIS yang ditugaskan untuk menyelidiki pengeboman segera mengunjungi Gedung Majelis Nasional. Pada saat mengumpuli smartphone para korban pengeboman, ia melihat smartphone tunangannya, Kim Jun Oh yang juga seorang agen NIS. Han Na Kyung mengira tunangannya juga menjadi korban dari pengeboman. Sebelum terjadinya pengeboman Gedung Majelis Nasional, ia dan tunangannya berjanji akan fitting baju untuk menikah, akan tetapi secara tiba-tiba tunangannya membatalkan janji melalui sambungan telpon.

Saat mendengarkan rekaman telpon ia dengan tunangannya, Han Na Kyung mendengar bahwa tunangannya berehenti di stasiun dekat Gedung Majelis Nasional. Dengan penasaran ia pun membuka smartphone tunangannya dan mendapati sebuah peta biru Gedung Majelis Nasional dan sebuah video simulasi apabila terjadi pengeboman di Gedung Majelis Nasional. Sejak saat itu, ia menyelidiki sendiri yang mengakibatkan ia dipecat dari NIS. Mulai dari sini Han Na Kyung kena sial terus deh, dipecat, ditabrak, dan dicari atasannya yang merupakan seorang anggota VIP, karena dia punya informasi berharga.
1 Comments
Wah, sepertinya seru nih drama korea nya... saya jadi berminat untuk menontonnya. Terima kasih yaa
ReplyDelete