GAPAPA! Sebagai Badminton Lovers amatiran gue cuma bisa bilang gapapa, karena Tim Indonesia udah bermain sangat baik di perempat final kemarin. Lagi-lagi gue akan bahas semua pemain dengan order of play di perempat final, mulai dari The Minions, Gregoria, Ginting, GreyAp, dan PraMel. Sebenernya, tulisan ini adalah murni reaksi gue saat nonton dan nggak ada maksud untuk menjelekkan atau menggiring opini. So, yang lagi santai bisa kalii baca terus komentar deh!!

1. MD : Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik

Dari nunggu hasil drawing dini hari sampe jam 8 malem gue udah sangat excited dan menunggu match Indonesia melawan Malaysia. Apalagi match yang satu ini, gue berharap Minions bisa membalaskan kekalahan mereka di olimpiade kepada pasangan Malaysia ini, seperti Antonsen yang membalas kekalahan olimpiade dan membalas dengan kemenangannya kepada Ginting. Tapi, pas liat match ini gue merasa Minions bukanlah Minions sesungguhnya, karena yang gue liat nggak kaya permainan Kevin dan Marcus seperti biasanya. Dari match pertama, poin udah ketinggalan jauh dan gue berpikir bahwa itu sebuah strategi Minions untuk menghabiskan tenaga lawan? Tapi bukan begitu ternyata. Wajah dari Kevin dan Marcus kaya ngeblank dan permainan mereka terus mengikuti permainan lawan, pergerakan dari mereka juga keliatan nggak enak, ngangkat bola terus menerus, dan sedikit perlawanan. Pasangan The Minions kalah dengan skor 12-21 dan 15-21

 2.  WS : Gregoria Mariska Tunjung vs  Kisona Selvaduray

Grego Best Girl! Dengan kekalahan Minions di awal match tentunya kita sangat berharap Grego akan memenangkan match agar skor imbang menjadi 1-1. Nonton match ini gue mau nangis sih jujur. Grego yang sering diremehin sama orang-orang, nyatanya bisa bawa kemenangan buat Indonesia dan berhasil menyamakan kedudukan skor. Emang sih, diawal match pertama Grego ketinggalan skor sampai 14-17 and guess what? Grego berhasil nikung dan menang dengan skor 22-20, what a match! Dann di set ke 2 walaupun Grego berhasil menempati interval pertama, Grego kalah dengan skor 18-21. Perjuangan Grego dilanjutkan pada set ke 3 yang merupakan set penentuan, gue cuma berdoa supaya Grego gak nyerah dan semangat terus. Bener aja, perjuangan Grego buat nyetak poin-poin sangat nggak gampang, jatuh bangun, dan harus lari kesana kesini. Grego berhasil mengungguli permainan dengan skor 14-7 dan hampir ketikungg Kisona, skor menjadi 15-13. Akhirnya, match ini dimenangi oleh Gregoria Mariska Tunjung dengan skor 21-19. Well, Grego I LOV YOU!!!!

 3. MS : Anthony Sinisuka Ginting vs Lee Zii Jia

 Nggak tau, gue kayaknya nggak bisa komentar banyak tentang match ini. Entah Ginting lagi bagi-bagi poin atau emang Lee Zii Jia yang lagi on fire. Dari awal match Ginting ketinggalan poin terus sampaiii match terakhir dan akhirnya kalah dengan skor 11-21 16-21.

4. WD : Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan

Move on dari match Ginting ayo kita beralih ke match GreyAP. Si pasangan yang selalu menyebar positive vibes ini kalau ketinggalan poin juga gue kayak biasa aja gitu, karena percaya sama mereka. Sempat mengungguli match dengan skor 18-13, GreyAp berhasil ditikung oleh pasangan Malaysia dan skor menjadi 20-20. Coba, gue nonton match ini sekitar jam 11/12 malem bukannya makin ngantuk, tapi malah makin seger nih mata. Pertandingan pertama dimenangi oleh GreyAp dengan skor 22-20 dan di pertandingan kedua GreyAp kehilangan game dengan skor 17-21. Makin lama aja kan ini match, tapi gue tetep semangat nontonnya. Berhasil unggul dengan skor 20-12, GreyAp juga hampir kena tikung karena pasangan Malaysia berhasil menyetak hingga 6 poin sekaligus. Poin terakhir didapat pasangan Indonesia dari hasil out pukulan pemain Malaysia, setelah ia berusaha mengembalikan smash dari Apriyani Rahayu.

5. XD : Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Hoo Pang Ron/Cheah Yee See

Big thanks to PraMel karena bermain dengan sangat baik di match penentuan ini!! Smash dari Praven dan permainan net dari Melati berhasil membuat gue melongo sih wkw. Apalagi di match ke 2 wow PraMel on fire banget yakan!! Match ke 3 PraMel main bagus, nggak jelek, Praveen dan Melati minim error menurut gue, tapi emang bukan rejekinya. Gapapa. Gapapa tapi gue sedih sih.

Lagi-lagi Tim Indonesia udah ngasih yang terbaik buat kita, walaupun gue rasa banyak yang harus dievaluasi terlebih lagi di sektor MS dan MD. Well, lupakan Sudirman Cup mari kita move on dan berharap semoga Tim Indonesia bisa lebih baik lagi di Thomas-Uber Cup 2021. Mungkin di lain kesempatan semoga Piala Sudirman Cup bisa balik lagi ke Indonesia. Jangan lupa tinggalin jejak ya temen-temen. See You!