Kekerasan pada anak di Indonesia selalu meningkat setiap tahun dan hal tersebut tentunya menjadi kasus yang mengerikan bagi para orang tua. Lebih parahnya lagi, kasus kekerasan pada anak ini merambat sampai ke sekolah! Serem kan? Nah, ditengah maraknya kasus kekerasan pada anak di sekolah, Sekolah Alam Bintaro menghadirkan konsep pendidikan ramah anak. Penasaran sama sekolah yang satu ini? Yukk, baca tulisan ini sampai habis ya!!!
Hai! Setelah kemarin membahas
suatu jasa dalam bidang makanan, kali ini gue mau bahas suatu artikel dari
sebuah E-Journal terpercaya yang disediakan oleh kampus gue yaitu UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta. Nama jurnalnya adalah Jurnal Harkat : Media Komunikasi
Gender. Dari banyaknya artikel yang ada pada Jurnal Harkat : Media Komuniasi
Gender ini, gue tertarik buat bahas salah satu artikel dengan judul ‘Sekolah
Alam : Alternatif Pendidikan Ramah Anak’ yang ditulis oleh Ahmad Hamdani.
Artikel ini membahas mengenai kasus maraknya kekerasan pada anak di Indonesia yang merambat hingga ke sekolah dan kehadiran Sekolah Alam Bintaro membawa hawa segar ditengah maraknya kasus tersebut. Pembahasan dalam artikel ini dimulai dengan pemantauan KPAI mengenai kasus kekerasan pada anak dari tahun 2011-2015 dengan peningkatan yang signifikan. Sedihnya lagi, kasus kekerasan pada anak mulai memasuki dunia sekolah, dimana sekolah merupakan tempat anak-anak menimba ilmu dan mengalami pembentukan karakter. Padangan terhadap sekolah yang harusnya dapat mengembangkan potensi siswa agar menjadi seorang individu yang kreatif, mandiri, berilmu, dan berakhlak mulia bisa dipatahkan karena adanya kekerasan pada anak.
Lingkungan sekolah juga berperan
penting dimana anak bisa mengembangkan potensi yang ada pada dirinya, berinteraksi,
dan dapat berkenalan dengan orang baru, seperti guru atau temannya. Namun minimnya
sekolah yang menghadirkan konsep lingkungan ramah anak dan hanya berfokus pada
ranah kognitif dapat menimbulkan kasus kekerasan di sekolah. Nah, sekolah alam
inilah yang menyediakan konsep pendidikan ramah anak. Gabungan antara pekajaran
kelas, latihan outbound, penelitian lapangan, market day, dan lainnya dapat
memberikan pemahaman tentang kehidupan dan membentuk struktur emosi dan
mentalitas yang lebih stabil. Anak-anak juga dapat membangun sikap keseharian
yang lebih baik dari hari ke hari. Uniknya, disaat sekolah lainnya menangani
satu kelas dengan 1 atau 2 tenaga pendidik, Sekolah Alam menangani satu kelas
dengan 7 pendidik, WOW!!
Nah, artikel ini sangat cocok
dibaca terutama bagi para orang tua yang ingin lebih tau tentang Sekolah Alam
Bintaro. Artikel ini dapat kalian baca secara lengkap dengan mengunjungi (http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/psga/article/view/10433).
Selain artikel yang udah gue bahas, masih sangat banyak artikel dari jurnal lainnya
yang dapat kalian akses melalui (http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/index/index).
Terimakasih semua yang udah baca tulisan ini sampai habis. See You!!
10 Comments
wah aku jg pernah demger nih ttg sekolah alam bintaro. trnyata menarik bgt yaa... thanks infonya
ReplyDeleteBaru tau banget soal sekolah alam Bintaro ini, makasih yaaa
ReplyDeleteWah baru tau di daerah bintaro ada sekolah alam tengkyu jih informasinya
ReplyDeleteMenarik banget artikelnya, belom lagi pernah denger kasus murid sekolah dipukul gurunya cuma karna ga bisa perkenalan pake bahasa inggris, thx jihan rekomendasinya
ReplyDeleteIhh pasti seru bgt sekolahnya, makasih infonya
ReplyDeleteWah menarik bgt artikenya, baru tau juga ternyata dibintaro ada sekolah alam
ReplyDeleteWahh bagus banget artikelnya, terima kasih informasinua
ReplyDeletewaahhhh makasiu banyak kak info nyaa!!!!
ReplyDeleteArtikel ini sangat bagus, menarik, dann dapat menambah pengetahuan saya, terlebih lagi artikel ini mengajarkan agar kita sebagai pendidik tdk melakukan sebuah kekerasan pada anak dikalangan sekolah karena sekolah itu penting bagi anak. Salah satu pembahasan dalam artikel ini yaitu mengenai sekolah alam dimana sekolah alam bintaro ini melahirkan rasa suka dan memotivasi anak untuk terus berkreasi sesuai dengan minat dan bakat anak itu sendiri, saya juga setuju pada isi pembahasan artikel ini dimana anak ialah generasi penerus bangsa yang harus kita perhatikan dan kita bina sedini mungkin agar menjadi insan yg berkualitas dan berguna untuk kedepannya..
ReplyDeleteKeren nih emang artikelnya. Sebagai sebuah institusi pendidikan sekolah harus jadi tempat yang ramah bagi murid dan sekolah juga harusnya kebebasan pada anak supaya mereka bisa mengembangkan potensi dalam diri secara optimal.
ReplyDelete